PENGUKUHAN FROG FIGHTER AMX AIRSOFT SQUAD SEBAGAI CLUB BINAAN YONKAV 5/SERBU

Keberanian untuk mewujudkan sebuah ide menjadi tindakan nyata. Hal itulah yang dilaksanakan oleh Yonkav 5/Serbu dan Frog Fighter AMX Airsoft Squad yang berpuncak pada tanggal 14-15 Januari 2012. Dimana pada tanggal tersebut, telah dilaksanakan acara pengukuhan AMX Squad sebagai klub airsoft gun yang dibina secara langsung oleh Yonkkav 5/Serbu.

Tidak sedikit rintangan yang dihadapi oleh AMX maupun perwakilan Yonkav 5/Serbu untuk mewujudkan hal ini. Akan tetapi dengan tekad yang bulat, semua rintangan dapat diatasi dengan baik. Dimulai dengan pembentukan suatu badan pengurusan yang berada langsung di bawah Yonkav 5/Serbu, dengan nama Dwi Pangga Airsoft Community (DPAC) yang diawaki oleh Lettu Kav Dian Kriswijaya, Lettu Kav Said Busra, Lettu Kav Bernadin dan Letda Kav M. Eka Perwira. DPAC didirikan dengan nama “Community” daripada “Club” karena pendirian DPAC dimaksudkan agar dapat menjadi wadah bagi klub-klub airsoft yang berada di Sumatera Selatan untuk mewujudkan kecintaannya terhadap dunia kemiliteran sekaligus meningkatkan rasa bela negara.

Frog Fighter AMX Airsoft Squad resmi menjadi klub pertama di bawah binaan Dwi Pangga Airsoft Community yang berada dibawah payung Yonkav 5/Serbu. Dalam selang waktu tertentu, anggota dari AMX Squad dan klub binaan lainnya akan dikumpulkan dan diberi pelatihan-pelatihan semi militer yang telah disesuaikan tingkat kesulitan maupun kerahasiaannya dengan tingkatan sipil dalam rangka meningkatkan kemampuan mereka dalam melaksanakan skirmish. Setiap klub maupun perorangan akan diterima dengan tangan terbuka jika ingin bergabung dengan DPAC. Baik dalam hubungan klub maupun perorangan.

Dalam pengukuhan pada tanggal  14-15 Januari 2012, Frog Fighter AMX Squad tidak begitu saja langsung mendapatkan pengakuan dan upacara pengukuhan. Akan tetapi mereka harus terlebih dahulu menyelesaikan serangkaian misi untuk membuktikan soliditas dan kapabilitas mereka. Misi dimulai dengan briefing dan pemberian perintah oleh Lettu Kav Said Busra selaku koordinator acara sekaligus koordinator harian Dwi Pangga Airsoft Community. Dalam skenario, para peserta diharuskan untuk bekerja sama melaksanakan patroli menyelamatkan para pilot pesawat tempur yang ditembak jatuh di belakang garis pertahanan musuh.

Kondisi yang gelap gulita, dan medan berlumpur yang harus dilalui oleh para peserta tidak menyurutkan semangat airsofter untuk menyelesaikan misinya. Dan di tengah perjalanan dan situasi medan yang demikian sulit, mereka juga dihadang dengan tembakan dari musuh yang bersembunyi di antara lebatnya pepohonan di asrama Yonkav 5/Serbu hingga akhirnya mereka menemukan pilot yang hendak diselamatkan.

Misi terus berlanjut hingga pagi hari, airsofter bahkan tidak dapat beristirahat dengan tenang dikarenakan gangguan dari musuh terus berdatangan kapan saja sehingga mereka harus selalu siaga semalam suntuk. Saat matahari mulai terbit, AMX Squad melanjutkan perjalanan menuju titik penjemputan. Dalam perjalanan kali ini, gangguan terus saja terjadi sehingga mereka harus mati-matian menjaga para pilot agar tidak terkena tembakan musuh. Akhirnya setelah beberapa pertempuran sengit, mereka dapat menyelesaikan misi mereka dan pilot pun diselamatkan dengan dimasukkan ke dalam tank APC yang telah menunggu di titik penjemputan.

Selesai kegiatan pertempuran, acara pengukuhan dilaksanakan dengan penuh khidmat. Dengan disaksikan perwakilan dari Yonkav 5/Serbu, personil AMX dikukuhkan dengan tradisi yang sama dengan prajurit Yonkav 5/Serbu lainnya : Penyiraman kembang setaman dan pemberian susu dari kelongsong tank Cannon.

Ini menandakan bahwa Frog Fighter AMX Airsoft Squad telah diterima sepenuhnya sebagai “anak” kavaleri dan diharapkan hubungan baik akan terus terjaga, serta dapat saling mengisi segala kekurangan.

5 komentar

  1. Damar Wisnu Prabowo

    Hebat pisan euiiii

  2. lukman

    salut bos…. lanjutkan terus dengan ide2 yg berlian bravo yonkav-5

  3. Parta Dirja

    itulah yonkav 5 prajuritnya ganteng2…gagah2…terpilih…dan wow keren….termasuk aku jgo…walaupun sekarang aku di denintel…kebanggaanku terhadap kavaleri tak kan hilang…karena aku sadar aku terlahir dari baret hitam…jayalah kavaleri..jayalah yonkav 5…salam dwi pangga ceta….

  4. Ade Kesuma Zainudin

    Menjadi “keluarga” dari TNI khususnya YonKav 5/Serbu suatu anugrah yang sangat besar…

  5. wahyu adam

    Sayang usia ku sdh tidak muda lgi , namun semangat bela negara tetap berkobar di hati, I love kaveleri smoga nanti aku berkesempatan untuk ikut di club airsofter binaan yon kav 5 , slamat berjuang saudaraku.

Beri komentar