Staf 2/Operasi

 

1.     Fungsi umum staf 2/Operasi

  • Mengumpulkan dan meyediakan keterangan tentang keadaan taktis.
  • Mengadakan perkiraan keadaan taktis secara terus menerus.
  • Membuat saran baik diminta maupun tidak diminta.
  • Menempa rencana/perintah sesuai dengan konsep umum operasi yang digariskan oleh Komandan.
  • Mengeluarkan dan menyebarkan rencana/perintah yang telah disetujui oleh Komandan.
  • Mengawasi pelaksanaan perintah tersebut.

2. Fungsi organik staf 2/Operasi

a.    Bidang organisasi meliputi :

1)      Susunan tugas.   Menyerahkan susunan tugas untuk pelaksanaan operasi serta mengadakan perubahan-perubahan sesuai dengan keperluan/perubhan situasi selama pelaksanaan  operasi.

2)     Permintaan dan alokasi satuan.

a)     Meminta satuan dan tim untuk penugasan dan pem BP an.

b)     Mengalokasikan satuan sesuai dengan intruksi dan prioritas yang ditentukan oleh Komandan.

3)       TOP dan DSPP.       Bertanggung jawab atas saran perubahan atau modifikasi TOP dan DSPP satuan didasarkan pada pengaruh terhadap operasi secara keseluruhan.

b.    Bidang pendidikan

1)    Monitoring program pendidikan dari satuan atasan.

2)    Merencanakan dan menyiapkan  kader-kader satuan untuk mengikuti pendidikan baik jenjang maupun kejujuran, dalam rangka pembinaan dan pengembangan kekuatan satuan dengan koordinasi staf personel selaku pembina personel.

3)    Menyerahkan pendayagunan hasil pendidikan dikaitkan dengan kebutuhan organisasi.

4)    Mengadakan evaluasi dan validasi hasil pendidikan yang diselenggarakan sesuai program satuan atasan dikaitkan dengan hasil pelaksanaan tugas hasil didik di satuan.

5)    Mengorganisasikan penyelenggaraan penataran/ pendidikan non formal serta pendidikan dalam stuan yang diselenggarakan di lingkungan satuan.

c.      Bidang latihan meliputi :

1)    Melaksanakan proglatsi satuan atasan dengan menyiapkan dan mengeluarkan perinah latihan serta membuat perencanan sesuai tingkat latihan yang akan diselenggarakan.

2)    Menentukan keperluan pengadaan dan distribusi alat penolong dan fasilitas latihan meliuti memilih dan membagi lapangan latihan, lapangan penembakan dan menyiapkan alat yang berhubungan dengan itu, dalam hal ini berkoridasi dengan staf logistik.

3)     Merencanakan dan melaksanakan pemeriksaan dan penyajian latihan.

4)     Mengorganisasikan penataran, pendidikan non formal serta pendidikan dalam satuan sesuai program  satuan.

d.      Bidang Operasi meliputi.

1)    Membuat perkiraan operasi.

2)    Menyiapkan dan menyerbakan rencana/perintah operasi serta mengawasi dan mengkoordinasikan pelaksanaannya.

3)    Mengintegrasikan manuver dan tembakan.

4)    Menyerahkan prioritas alokasi personel, perbekalan dan perlengkapan untuk satuan taktis.

5)    Menyarankan bekal pokok untuk satuan-satuan dalam pelaksanaan operasi.

6)     Meninjau kembali  Ranbantem, Renhanud, rintangan, cegah pakai, kimia, perhubungan, perang urat syarat, penggunaan ruang udara serta mengintegrasikan rencana-rencana tersebut ke dalam prinops.

7)    Menentukan daerah perkembangan, penempatan dan daerah singgah satuan.

h)    Mempersiapkan tindakan keamanan pada waktu  pemindahan dan istirahat dalam daerah perkemahan atau tempat-tempat  berkumpul serta selama pertempuran.

8)     Mengkoordinasikan operasi zeni, perhubungan, kimia, penerbad dan kegiatan bantuan taktis lainnya dengan oaperasi taktis.

9)     Menyiapkan dan merencanakan serta mengatur pembindahan taktis pasukan.

10)  Mengintegrasikan bantuan taktis yang diberikan oleh unsur angakatan lain dengan operasi taktis.

11)   Menentukan letak umum posko dan mengawasi agar semua pasilitas siap digunakan setiap saat.

12)  Merencanakan dan mengatur pelaksanaan patroli tempur dan pengintaian paksa.

13)   Dalam rangka perang wilayah, staf operasi berkewajiban pula memperhitungkan satuan-satuan yang diterima di BP kan atas petunjuk satuan atasan dalam wilayah mana satuan kita ditugaskan untuk dimasukan sebagai unsur kekuatan rangka perlawanan seperti halnya dengan satuan-satuan regional.

14)   Penilaian kerusakan termasuk penyusunan dan penggunaan tim penilai dan pengendali.

3.      Lain-lain  Meliputi.

a.      Mengawasi perlengkapan dan perbekalan apabila hal ini mempengaruhi tindakan taktis.

b.      Penyusun catatan-catatan, kejadian dan laporan-laoran, misalnya sejarah satuan/peristiwa pertempuran dan lain-lain.

c.      Dalam rangka binter dan operasi bhakti sesuai dengan perintah penugasan operasi bhakti dan pokok-pokok kebijaksanaan komandan, mengadakan koordinasi dengan unsur-unsur koter serta instalasi-instalasi setempat maupun pemuka masyarakat melalui saluran teritorial.

STAF 2/OPERASI DALAM GAMBAR

Latihan Menembak Senapan FNC

Bak PistolLatihan menembak Pistol

Latihan Taktis

Gladi peta

Geladi Peta

KarateLatihan Bela Diri